CEWEK DALAM ILMU KIMIA

Cewe dalam Ilmu Kimia: Gugus Fungsi

Alkane

Cewe yang ‘mudah terbakar’. Seperti gas propane dalam elpiji yang mempunyai ‘semangat’ yang berapi-api agar suatu masakan matang, dia memiliki semangat ya
ng berapi-api dalam mengejar cita-cita dan harapannya agar menjadi ‘matang’, agar kelak menjadi 
orang yang berguna bagi nusa dan bangsa.
 
 
Alkene

Cewe yang mudah membentuk ‘polimer’. Seperti ethylene (ethene) yang membentuk polymer polyethylene (bahan baku plastik) yang bermanfaat bagi masyarakat, dia sangat mudah untuk berinteraksi, berbagi, dan bersahabat dengan sesama manusia, dan mampu membentuk suatu kelompok sosial yang bermanfaat bagi banyak orang.
 
 
Alkyne
 

Cewe yang ‘bersuhu sangat tinggi’. Seperti gas acetylene (ethyne) yang digunakan untuk pengelasan (penyambungan logam) disebabkan suhu nyala apinya yang sangat tinggi, dia mempunyai semangat yang berapi-api dalam menyatukan perbedaan yang terjadi, dan menciptakan hubungan yang erat antar sesama manusia.
 
 
Alcohol

Cewe yang ‘addicting’. Seperti ethanol yang banyak terdapat dalam minuman beralkohol yang menyebabkan kecanduan, dia memiliki kepribadian yang sangat menarik, sehingga orang-orang menjadi ‘kecanduan’ untuk berinteraksi dengannya.
 
 
Aldehyde

Cewe yang ‘mengawetkan’. Seperti formaldehyde (formalin) yang digunakan untuk mengawetkan mayat, dia adalah tipikal seorang Cewe yang setia, mampu ‘mengawetkan’ rasa sayang dia kepada orang yang dicintainya, untuk seumur hidupnya.
 
 
Ketone

Cewe yang dapat ‘melarutkan’. Seperti acetone yang berfungsi sebagai pelarut, dia mampu ‘larut’ dalam berbagai kondisi, dimana dia adalah sosok yang patuh, dia mampu ‘larut’ dengan suasana dan memiliki rasa simpati dan empati yang tinggi; dia sangat mudah mengerti kesulitan orang lain dan peka sosial.
 
 
Ether

Cewe yang ‘membius’. Seperti diethyl ether yang berfungsi sebagai anestetik (obat bius) dalam pembedahan, dia mampu ‘membius’ orang-orang di sekitarnya dengan kebahagiaan dan harapan, meskipun orang-orang tersebut mungkin sedang dalam penderitaan.
 
 
Ester
Cewe yang bersifat sebagai ‘esens’. Seperti sejumlah ester yang digunakan dalam industri makanan sebagai perisa artifisial, dia mampu ‘memberi rasa’ bagi kehidupan seseorang atau sebagian orang yang ‘hambar’.
 
 
Carboxylic acid

Cewe yang ‘eksis’. Seperti gugus asam karboksilat yang banyak ditemukan dalam nutrisi makanan (protein, asam lemak, dll), dia menjadi sosok yang selalu siap sedia (eksis) dalam melayani kebutuhan orang lain, dan berguna bagi masyarakat. Seperti protein yang membangun sel kehidupan, dia mampu membangun ‘sel’ kebahagiaan dan cinta dalam kehidupan.

 

Sumber : http://fadey-9.blogspot.com/2009/06/cewe-dalam-ilmu-kimia-gugus-fungsi.html

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s